6 Pelajaran Bisnis Alibaba yang Patut Ditiru

0
201

6 Pelajaran Bisnis Alibaba yang Patut Ditiru

Kotagrosir.com – Banyak orang yang mungkin belum tahu soal Alibaba Group Holding, sebuah perusahaan internet terbesar dunia yang didirikan oleh Jack Ma. Perusahaan yang berbasis di Tiongkok ini bahkan dikenal sebagai bisnis Initial Public Offering (IPO) atau penjualan saham ke publik terbesar dalam sejarah Amerika Serikat, bahkan mengalahkan Facebook.

Kesuksesannya merebut posisi sebagai perusahaan IPO terbesar dunia dibuktikan dengan keuntungan yang diraup dari penawaran umum saham perdana sebesar USD25 miliar pada bulan September silam.

Adapun pelajaran penting yang dapat ditiru oleh para pelaku usaha dari kesuksesan Alibaba ini adalah:

  1. Alibaba dibangun dari sebuah diskusi alot

Alibaba didirikan pada tahun 1999 oleh Jack Ma dan 17 rekannya. Waktu dua jam yang mereka habiskan berdiskusi secara alot di sebuah meja di apartemennya menjadi awal dari berdirinya Alibaba. Bermodal US$60.000 dari hasil urunan masing-masing, mereka membangun portal e-commerce yang terus berkembang hingga saat ini. Sebelum mendapat bayaran dari Goldman Sach, Jack Ma bahkan menjadikan apartemennya sebagai kantor.

  1. Alibaba kalahkan Amazon

Dengan nilai IPO sekitar US$25 miliar, Alibaba telah menguasai pasar sekitar US$165 miliar. Angka itu dinilai jauh melampaui apa yang didapatkan oleh Amazon yang hanya berkisar US$152.4 miliar. Hal itu membawa Alibaba meraih gelar sebagai perusahaan internet terbesar ketiga di dunia, setelah Google dan Facebook.

  1. Pahlawan bagi Yahoo

Yahoo yang memiliki saham 23 persen di Alibaba memberikan keuntungan timbal balik yang tak sedikit bagi keduanya. Di tahun 2013 silam, Alibaba bahkan mampu mencapai pendapatan dua kali lipat dari Yahoo. Dengan adanya Alibaba, peluang Yahoo mengakuisisi perusahaan-perusahaan internet lain terbuka lebar. Ya, dibalik Yahoo ada Alibaba sebagai pahlawan.

  1. Berkembang menguasai klub sepakbola

Perkembangan bisnis internet IPO yang sangat signifikan ini membawa Alibaba mengepakkan sayap ke berbagai bidang usaha. Sebut saja mulai dari marketplace, search engine, e-payment, aplikasi chatting, media hiburan hingga sepak bola. Ya, Alibaba menjadi raja internet sekaligus pemilik sebuah klub sepak bola. Pada Juni 2014 silam, Alibaba resmi membeli 50 persen saham juara liga domestik, Guangzhou Evergrande F.C, China seharga US$192 juta.

  1. Alibaba jadi motivasi bisnis

Sengitnya dan gigihnya Jack Ma membangun Alibaba dari nol, direkam dalam sebuah sebuah film dokumenter berjudul ‘Crocodile in the Yangtze’. Film berdurasi 75 menit ini disutradari oleh Porter Erismen, mantan wakil presiden Alibaba. Kontennya yang sangat memotivasi membawa film ini meraih beberapa penghargaan, diantaranya peraih penghargaan di Silicon Valley film festival dan Audience Award San Fransisco di United film festival.

  1. Alimama muncul setelah Alibaba

Kehadiran Alimama diilhami oleh perjalanan sukses Alibaba yang sudah sangat banyak dikenal orang. Secara kebetulan, kata ‘baba’ berarti ayah dalam bahasa Tiongkok. Jack Ma akhirnya membangun kembali sebuah platform marketing online bernama ‘Alimama’ sebagai pasangan ‘Alibaba’.

Saat ini, Jack Ma tengah merencanakan target besar merajai bisnis di pasar Amerika Serikat (AS) tahun ini. Sedang di pusat asalnya Tiongkok, Alibaba terus berjuang untuk tetap bertahan sebagai perusahaan internet paling unggul. Mari belajar dari kesuksesan Alibaba ini.

See :  Line Gets Into Groceries With Launch Of Online Supermarket For Southeast Asia

Sumber : Mindtalk.com/jawaban.com/ls